Sudah menjadi hal umum bahwa tujuan utama kalian menjalankan startup adalah untuk meraup keuntungan sebanyak mungkin yang kalian bisa. Lantas, bagaimana bila startup yang kalian jalankan ternyata tidak mengalami perkembangan yang berarti sehingga keuntungan yang kalian dapatkan terkesan tidak maksimal? Jika sudah begitu, maka ada baiknya kalian mulai memikirkan untuk melakukan perubahan strategi bisnis yang baru atau biasa disebut pivot.
Nah, untuk menggali lebih dalam seputar apa itu pivot dan bagaimana tips untuk menerapkannya agar startup menguntungkan, kami telah merangkum informasi selengkapnya seputar Definisi Pivot dalam Startup dan Tips untuk Menerapkannya agar Startup Menguntungkan yang bisa kalian baca di bawah ini.
Definisi Pivot
Ada kalanya startup yang kalian jalankan tidak berkembang dan berjalan seperti yang kalian inginkan sehingga keuntungan yang kalian raup tidak maksimal. Sebagai solusi dari permasalahan tersebut, maka kalian bisa mulai memikirkan untuk melakukan perubahan strategi bisnis. Dalam dunia startup, perubahan strategi bisnis baru ini biasa disebut pivot.
Pivot sendiri merupakan sebuah pengambilan keputusan yang cukup berani yang kalian ambil untuk melakukan perubahan strategi bisnis ketika startup yang kalian jalankan dirasa mulai tidak mengalami perkembangan yang berarti sehingga keuntungan yang kalian dapatkan terkesan tidak maksimal.
Perubahan strategi bisnis atau pivot yang akan kalian lakukan tersebut nantinya akan mengubah banyak berbagai hal yang ada pada startup kalian, bahkan tidak jarang ketika melakukan pivot kalian seolah-olah seperti sedang mengulang kembali startup kali dari awal karena perubahan yang dilakukan akan cukup drastis.
Tentunya perubahan strategi yang kalian lakukan tersebut dimaksudkan dengan tujuan untuk membangkitkan dan meningkatkan perkembangan startup kalian menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya, sehingga startup kalian bisa memberikan kalian keuntungan yang maksimal dan terus maju untuk mampu bersaing dengan para kompetitornya.
Bila diperhatikan, terdapat beberapa faktor yang bisa menjadi pertimbangan kalian ketika ingin melakukan pivot untuk startup kalian, seperti memburuknya keadaan keuangan startup kalian, kurangnya minat pasar terhadap produk startup kalian, kurang bisa bersaing dengan para kompetitor, adanya masalah internal di startup kalian atau kalian tertantang untuk mencoba hal baru untuk startup kalian agar bisa lebih berkembang dari sebelumnya.
Tips untuk Menerapkan Pivot agar Startup Menguntungkan
Untuk membantu kalian dalam melakukan pivot dengan benar dan tepat, terdapat beberapa tips yang bisa kalian coba untuk menerapkan pivot agar startup menguntungkan. Penjelasan lengkap tentang tips-tipsnya bisa kalian simak di bawah ini.
- Tips pertama dalam menerapkan pivot agar startup menguntungkan adalah dengan mencari tahu permasalahan apa yang sedang startup kalian hadapi. Setelah mengetahui apa permasalahannya, maka selanjutnya kalian bisa fokus mencari solusi dan jalan keluar terbaik yang bisa kalian lakukan untuk permasalahan tersebut.
Sebagai contoh, bila permasalahannya terletak pada produk yang kurang sesuai dengan apa yang dicari oleh pelanggan, maka kalian bisa fokus melakukan riset untuk mencari tahu produk seperti apa yang dicari dan dibutuhkan oleh pelanggan. Dengan begitu proses pivoting nya akan berjalan dengan lancar dan berhasil sehingga mendatangkan keuntungan bagi startup kalian;
- Tips selanjutnya dalam menerapkan pivot agar menguntungkan adalah dengan mengetahui dan memilih segmentasi pasar yang tepat dan sesuai. Sebab bila produk yang kalian miliki sudah bagus dan menarik namun pemilihan segmentasinya kurang tepat, maka produk kalian bisa saja tidak akan dilirik oleh pelanggan.
Untuk itu, kalian perlu melakukan riset secara teliti agar pemilihan segmentasi pasarnya tepat sasaran sehingga produk kalian bisa terjual sesuai rencana;
- Sebisa mungkin, cobalah untuk menciptakan produk terbaik yang kalian bisa yang lebih baik dari milik kompetitor. Karena pelanggan pasti akan memilih produk terbaik yang bisa mereka dapatkan. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kualitas produk kalian agar bisa menyaingi milik kompetitor;
- Bila kalian mengeluarkan produk baru, cobalah untuk mengajak pelanggan setia kalian untuk mencoba produk baru tersebut dengan menawarkan beberapa keuntungan. Tapi jangan lupa untuk meminta timbal balik dari mereka atas produk yang mereka coba tersebut;
- Terakhir, jangan lupa untuk selalu memberikan laporan dan informasi penting kepada investor untuk setiap perubahan yang ingin kalian lakukan pada startup kalian, setidaknya 3 hingga 6 bulan sebelumnya.
Hal ini guna menghindari konflik dan penolakan dari para investor ketika pivot sedang dilakukan, sebab investor juga berhak tahu terhadap apa yang terjadi pada startup kalian karena telah menanamkan modalnya.
Diharapkan dengan tips-tips yang sudah dijelaskan di atas, kalian bisa menerapkan pivot dengan benar dan tepat agar startup kalian bisa mengalami peningkatan dan perkembangan yang kalian inginkan dan menguntungkan kalian.
Lebih kurang itulah penjelasan seputar Definisi Pivot dalam Startup dan Tips untuk Menerapkannya agar Startup Menguntungkan yang sudah dirangkum oleh tim dev.exacc.biz/. Jika Anda mengalami kesulitan atau ingin belajar lebih dalam, bisa mencoba menghubungi advisor dev.exacc.biz/ yang siap membantu konsultasi finance dan accounting startup Anda.
