Di dunia startup, terdapat berbagai jenis dan macam strategi marketing yang bisa kalian gunakan untuk membantu kalian dalam menjalankan startup yang kalian miliki. Mulai dari strategi marketing untuk startup baru, menengah hingga yang sudah berjalan cukup lama. Untuk startup baru sendiri, terdapat 1 strategi marketing yang cukup populer dan banyak digunakan karena dipercaya bisa membantu pertumbuhan dan perkembangan startup dengan signifikan, yaitu growth hacking.
Nah, untuk menggali lebih dalam seputar apa itu growth hacking dan bagaimana strategi marketing ini bisa membantu pertumbuhan dan perkembangan startup baru, kami telah merangkum informasi selengkapnya seputar Pengertian tentang Growth Hacking yang jadi Strategi Marketing untuk Startup Baru yang bisa kalian baca di bawah ini.
Apa itu Growth Hacking?
Growth hacking adalah sebuah istilah yang bisa dibilang masih cukup baru dimana Sean Ellis berperan sebagai pencetus awalnya pada tahun 2011. Istilah growth hacking yang dicetuskan oleh Sean Ellis ini adalah sebuah strategi marketing yang fokus untuk mengembangkan suatu startup dengan melakukan eksperimen yang mengandalkan cara berpikir yang kreatif, kritis dan analitis.
Penggunaan growth hacking sebagai strategi marketing di dunia bisnis biasanya banyak dipergunakan untuk startup baru yang masih memiliki keterbatasan modal dan sumber daya manusia. Sebab modal yang kalian perlukan untuk menerapkan growth hacking sebagai strategi marketing startup kalian terbilang tidak terlalu besar, sehingga sangat cocok diterapkan untuk startup baru.
Dengan modal yang tidak terlalu besar tersebut, sebagai gantinya growth hacking akan mengandalkan dan mengkombinasikan beberapa hal, seperti marketing, data dan teknologi. Oleh karena itu, dalam menjalankan dan menerapkan growth hacking sebagai strategi marketing untuk startup kalian, dibutuhkan growth hacker (orang yang menjalankan strategi ini) yang kreatif dan bisa menganalisis data dengan cukup baik.
Tujuan utama dari penerapan growth hacking sebagai strategi marketing untuk startup baru ini tentunya tidak lain tidak bukan adalah untuk meningkatkan jumlah dari pelanggan, sehingga startup kalian bisa meraup keuntungan semaksimal mungkin seperti yang kalian harapkan.
Selain itu, dengan menggunakan growth hacking sebagai strategi marketing kalian juga bisa sekalian memperkuat brand startup kalian agar bisa bersaing dengan kompetitor startup lainnya dengan data yang kalian miliki dari hasil analisis yang telah kalian lakukan.
Area Utama dalam Growth Hacking sebagai Strategi Marketing untuk Startup Baru
Dalam pembagiannya, terdapat 3 area utama dalam growth hacking sebagai strategi marketing untuk startup baru, yaitu content marketing, product marketing dan advertising. Dengan fungsi dan cara kerja yang berbeda-beda, ketiga area utama ini akan kalian pergunakan dan jalankan untuk mengembangkan startup kalian agar bisa cepat berkembang dan bisa bersaing dengan kompetitor startup lain.
- Content marketing, dengan mengandalkan kreativitas yang growth hacker miliki, kalian bisa membuat dan menciptakan berbagai jenis konten menarik yang bisa kalian gunakan sebagai langkah awal untuk memperkenalkan startup kalian ke masyarakat luas. Agar konten yang kalian buat bisa terlihat menarik dan dilirik banyak orang, maka kalian perlu melakukan pengumpulan data untuk mengetahui konten seperti apa yang sedang banyak disukai orang-orang. Kalian juga bisa mendesain tampilan konten kalian seunik dan semenarik mungkin agar orang-orang tertarik untuk melihatnya. Contoh dari content marketing yang banyak beredar saat ini bisa berupa artikel blog, e-book maupun konten foto dan video di media sosial;
- Setelah memperkenalkan startup kalian, maka selanjutnya kalian bisa melakukan product marketing untuk membuat produk dari startup kalian terlihat lebih menarik agar bisa menarik minat pengguna dan pelanggan untuk menggunakan produk kalian. Kalian bisa melakukan product marketing dengan menyediakan proses pendaftaran yang berbeda dari yang lain dimana para pengguna dan pelanggan akan mendapatkan keuntungan khusus, baik itu untuk pengguna dan pelanggan lama maupun baru;
- Terakhir adalah advertising dimana kalian bisa mempromosikan startup dan produk startup kalian dengan mengiklankannya di berbagai platform dan media, itu secara offline maupun online. Terlebih lagi dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih sekarang ini, tentunya akan memudahkan kalian dalam mempromosikannya melalui iklan.
Berdasarkan dari penjelasan yang telah dijelaskan di atas, kini kalian sudah mengetahui apa itu growth hacking dan bagaimana strategi marketing ini bisa membantu pertumbuhan dan perkembangan startup baru. Dengan mengandalkan kombinasi antara marketing, data dan teknologi, bahkan dengan modal dan sumber daya manusia yang terbatas pun kalian tetap bisa untuk mengembangkan startup baru kalian secara signifikan sehingga bisa bersaing dengan kompetitor startup lainnya.
Lebih kurang itulah penjelasan seputar Pengertian tentang Growth Hacking yang jadi Strategi Marketing untuk Startup Baru yang sudah dirangkum oleh tim dev.exacc.biz/. Jika Anda mengalami kesulitan atau ingin belajar lebih dalam, bisa mencoba menghubungi advisor dev.exacc.biz/ yang siap membantu konsultasi finance dan accounting startup Anda.
