Ternyata, selain strategi marketing dan promosi terdapat satu hal lainnya yang memegang peranan cukup penting terhadap pertumbuhan dan perkembangan sebuah bisnis startup yang kalian miliki dan jalani. Hal tersebut adalah sebuah prinsip. Dalam dunia startup sendiri terdapat berbagai jenis prinsip yang bisa kalian pelajari dan terapkan untuk bisnis startup yang kalian miliki dan jalani. Salah satunya adalah prinsip Pareto.
Sehubungan dengan hal tersebut, maka pada pembahasan kali ini kami pun bermaksud untuk mengupas beberapa informasi penting seputar prinsip Pareto untuk bisnis startup yang sudah kami rangkum khusus untuk kalian di artikel berjudul Mengenal Lebih Dalam Prinsip Pareto dan Kegunaannya untuk Bisnis Startup. Tanpa berpanjang lebar, mari simaklah penjelasan lebih lengkapnya di bawah ini.
Seputar Prinsip Pareto untuk Bisnis Startup
Awal mula dari terciptanya prinsip Pareto ini adalah ketika seorang ekonom bernama Vilfredo Pareto yang berasal dari Italia ini melakukan sebuah observasi dan pengamatan hubungan dari jumlah populasi orang Italia dengan jumlah kekayaan orang Italia. Lalu ternyata hasilnya menunjukkan bahwa 80% dari lahan yang ada di Italia adalah milik dari 20% jumlah populasi orang Italia yang ada saat itu.
Berdasarkan dari observasi dan pengamatan yang dilakukan oleh Vilfredo Pareto tersebut, maka munculah prinsip Pareto yang menyatakan bahwa untuk setiap 80% hasil kerja yang berhasil didapatkan tersebut merupakan hasil dari 20% usaha yang telah dilakukan.
Selain melakukan observasi dan pengamatan hubungan antara jumlah populasi dan kekayaan orang Italia, Vilfredo Pareto juga menemukan fakta lainnya, yaitu dari 80% kacang polong sehat yang ditanam di perkebunan, ternyata hasil tersebut berasal dari 20% tanaman kacang polong. Maka, hal ini pun semakin menguatkan Vilfredo Pareto dalam menekankan prinsip Pareto yang beliau kemukakan tersebut.
Dari pengertian yang dimiliki oleh prinsip Pareto tersebut, maka bila dihubungkan dengan bisnis startup mungkin bisa umpamakan sebagai garis besar yang memberikan gambaran atas pertumbuhan dan perkembangan bisnis startup yang kalian miliki serta untuk menunjukkan kalian langkah apa yang harus kalian ambil dan perbaiki dalam mempertahankan bisnis startup milik kalian.
Agar lebih mudah dimengerti anggap saja kalian memiliki bisnis startup yang menawarkan dan menjual sebuah jasa dan layanan. Maka, bila mengikuti prinsip Pareto 80% keuntungan yang kalian peroleh atas penjualan dari jasa dan layanan dari bisnis startup kalian tersebut berasal dari 20% produk jasa dan layanan yang kalian jual.
Nah, untuk memaksimalkan keuntungan yang kalian dapatkan tersebut, maka kalian perlu mencari tahu dan mengetahui 20% produk jasa dan layanan manakah yang paling banyak dibeli dan diminati oleh konsumen kalian. Sehingga kalian bisa terus mempertahankan kualitas dan stock atas produk tersebut agar bisa terus memberikan 80% keuntungan bagi bisnis startup kalian.
Kegunaan Prinsip Pareto untuk Bisnis Startup
Dari pengertian yang telah kalian baca dan pahami seputar prinsip Pareto untuk bisnis startup, maka kalian juga perlu mengetahui apa-apa saja kegunaan yang bisa kalian manfaatkan dari penggunaan prinsip Pareto ini untuk bisnis startup yang sedang atau akan kalian jalani. Berikut ini adalah beberapa kegunaan dari prinsip Pareto untuk bisnis startup.
- Kegunaan pertama dari prinsip Pareto untuk bisnis startup yang bisa kalian manfaatkan adalah dapat membantu kalian dalam meningkatkan produktivitas bisnis startup kalian. Dengan menerapkan prinsip Pareto di bisnis startup yang kalian miliki, maka kalian bisa mencari tahu dan mengetahui bagian dan daerah mana sajakah di bisnis startup kalian yang harus difokuskan sumber daya dan upaya nya agar lebih efisien dan maksimal. Misalnya, bila bisnis startup kalian menjual dan menawarkan jasa dan layanan, maka kalian bisa memfokuskan pada pengembangan kualitas dan stock dari produk jasa dan layanan yang telah memberikan keuntungan 80% sebagai hasilnya. Sehingga kalian juga bisa menghemat waktu dan biaya pada proses produksinya dan hanya fokus pada yang 20% itu saja;
- Setelah berhasil meningkatkan produktivitas, kegunaan kedua yang bisa kalian manfaatkan dari prinsip Pareto untuk bisnis startup adalah untuk menaikkan besar keuntungan atas penjualan yang bisnis startup kalian lakukan. Dengan meningkatnya produktivitas yang telah bisnis startup kalian lakukan, tentunya hal ini juga turut akan memberikan kenaikan keuntungan bagi bisnis startup kalian karena kalian sudah berhasil menemukan fokus dari penjualan barang, produk, jasa dan layanan yang bisnis startup kalian miliki;
- Kegunaan lainnya yang juga bisa kalian dapatkan dari prinsip Pareto untuk bisnis startup kalian adalah untuk memperluas wilayah marketing atau pemasaran atas bisnis startup kalian. Bila kalian sudah mengetahui jenis barang, produk, jasa dan layanan mana yang menjadi incaran paling banyak dicari dan diinginkan konsumen kalian, maka kalian pun bisa menyusun dan membuat strategi marketing atau pemasaran bisnis startup kalian agar lebih maksimal sehingga bisa menarik lebih banyak konsumen yang otomatis akan memperluas wilayah pemasaran bisnis startup kalian.
Meski penerapan dari prinsip Pareto ini tidak bisa diaplikasi di semua bisnis startup, tetap saja kehadiran dari prinsip Pareto ini cukup lumayan berguna dan bermanfaat bagi kalian para pemilik bisnis startup dimana prinsip Pareto ini dapat membantu kalian dalam menjalankan bisnis startup yang kalian miliki agar bisa tumbuh dan berkembang dengan baik sehingga mampu memberikan keuntungan yang maksimal bagi kalian.
Lebih kurang itulah penjelasan tentang Mengenal Lebih Dalam Prinsip Pareto dan Kegunaannya untuk Bisnis Startup yang sudah dirangkum oleh tim dev.exacc.biz/. Jika Anda mengalami kesulitan atau ingin belajar lebih dalam, bisa mencoba menghubungi advisor dev.exacc.biz/ yang siap membantu konsultasi finance dan accounting startup Anda.
