Informasi Lengkap tentang Cara Menghitung Valuasi Sebuah Startup

Sebagai salah satu hal penting yang wajib untuk kalian ketahui dan perhatikan dalam dunia startup, valuasi sebuah startup haruslah kalian hitung dengan benar dan teliti. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui nilai dari startup yang kalian miliki sehingga akan memudahkan kalian dalam melakukan proses negosiasi yang akan kalian lakukan dengan investor.

Nah, sehubungan dengan hal tersebut, pada pembahasan kali ini kami bermaksud untuk memberikan beberapa informasi penting tentang cara menghitung valuasi sebuah startup. Kalian bisa membaca dan memahami penjelasan selengkapnya tentang hal tersebut di artikel berjudul Informasi Lengkap tentang Cara Menghitung Valuasi Sebuah Startup yang telah kami rangkum khusus untuk kalian di bawah ini.

Informasi Lengkap tentang Cara Menghitung Valuasi Sebuah Startup

Selain untuk memudahkan kalian dalam melakukan proses negosiasi yang akan kalian lakukan dengan investor, menghitung dan mengetahui valuasi sebuah startup yang kalian miliki ternyata juga penting untuk kalian lakukan ketika akan melakukan ekspansi startup yang kalian miliki. Dengan begitu, kalian bisa mengetahui nilai yang dimiliki oleh startup kalian dan tidak salah langkah dan keputusan penting bagi pertumbuhan dan perkembangan startup kalian.

Terdapat beberapa cara yang bisa kalian gunakan untuk menghitung valuasi sebuah startup yang bisa kalian coba dan terapkan di startup kalian. Berikut ini adalah penjelasan selengkapnya.

  1. Cara yang pertama dinamakan dengan metode cost-to-duplicate. Kalian bisa menggunakan metode cost-to-duplicate ini untuk menghitung valuasi sebuah startup yang akan melakukan duplikasi model bisnis dimana prinsip yang diterapkan oleh metode ini membuat investor hanya perlu mengeluarkan modal sesuai dengan apa yang akan diduplikasi. Melalui metode ini, pengeluaran yang akan kalian hitung untuk biaya yang diperlukan hanya berdasarkan dari data riwayat yang terverifikasi, seperti biaya riset, hak paten hingga pengembangan prototipe.

    Sayangnya, penggunaan metode ini dalam menghitung valuasi sebuah startup memiliki kelemahan dimana metode ini tidak dapat memperkirakan potensi keuntungan dari investasi yang dilakukan sebab ada beberapa aset tak berwujud yang nilainya tidak dapat dihitung dengan metode ini, misalnya seperti nilai brand. Oleh karena itu, jika ingin menggunakan metode ini untuk menghitung valuasi sebuah startup harus dibarengi dengan metode lainnya;

  1. Kalian juga bisa menghitung valuasi sebuah startup dengan menggunakan metode berkus dimana perhitungan valuasinya menggunakan nilai dari dolar Amerika Serikat sehingga merupakan salah satu cara perhitungan valuasi sebuah startup yang cukup populer dan banyak digunakan. Selain itu, perhitungan valuasi melalui metode berkus ini juga dapat menambah nilai valuasi sebuah startup yang dipengaruhi oleh beberapa indikator tertentu yang dimiliki oleh sebuah startup.

    Beberapa indikator yang dimaksud adalah ide startup yang menarik, prototipe yang minim resiko, kualitas dari tim manajemen yang baik yang disertai dengan resiko eksekusi yang minim, strategi pemasaran yang minim resiko serta intensitas penjualan yang tetap stabil. Dengan adanya beberapa indikator yang telah disebutkan di atas, nilai valuasi yang dimiliki oleh sebuah startup bisa mengalami penambahan dan kenaikan yang cukup signifikan hingga mencapai angka 500 ribu dolar Amerika Serikat dimana tentunya hal ini akan membuat startup tersebut terlihat menjanjikan di mata investor untuk menanamkan modal mereka di startup tersebut;

  1. Cara lain yang bisa kalian coba untuk menghitung valuasi sebuah startup adalah dengan menggunakan metode scorecard dimana kalian akan menggunakan persentase yang diambil dengan membandingkan nilai rata-rata pre-cash sebuah startup dengan startup lain yang bergerak di bidang yang sama. Elemen-elemen yang akan kalian perlukan untuk mendapatkan hasil perbandingan persentase atas nilai valuasi sebuah startup meliputi, kekuatan manajemen tim sebesar 0% hingga 30%, besar kesempatan sebesar 0% hingga 25 %, produk dan teknologi sebesar 0% hingga 25 %, lingkungan yang kompetitif sebesar 0% hingga 10 %, strategi pemasaran/platform penjualan dan kemitraan sebesar 0% hingga 10%, kebutuhan untuk investasi tambahan sebesar 0% hingga 5% serta faktor-faktor tambahan lainnya sebesar 0% hingga 10%.

    Melalui penggunaan metode scorecard ini akan membuat perhitungan valuasi sebuah startup menjadi lebih fleksibel karena menggunakan persentase, sehingga memudahkan kalian dalam memberikan nilai yang tepat untuk aset-aset yang menurut kalian penting.

Lebih kurang itulah penjelasan tentang Informasi Lengkap tentang Cara Menghitung Valuasi Sebuah Startup yang sudah dirangkum oleh tim dev.exacc.biz/. Jika Anda mengalami kesulitan atau ingin belajar lebih dalam, bisa mencoba menghubungi advisor dev.exacc.biz/ yang siap membantu konsultasi finance dan accounting startup Anda.